Recent Posts

KemenkumHAM Gandeng Pemda Koltim


KABARKOLTIM.COM - Tak hanya di wilayah perkotaan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) juga peduli pada pelanggaran hak masyarakat di wilayah terpencil. Olehnya itu, kemarin instansi tersebut kembali menggelar sosialisasi diseminasi menggandeng Pemda Kolaka Timur.  Sebelumnya, pihak Kemenkumham Sultra telah  menggelar sosialisasi diseminasi serupa di beberapa kabupaten/kota seperti, Kendari, Bombana, Kolaka dan Konawe Selatan. 
    
Kepala Bidang HAM Sultra, Sunyoto menuturkan, desiminasi HAM yang dilaksanakan di Koltim  bertujuan untuk mensosialisasikan Undang-Undang HAM, demikian pula di daerah lainnya yang belum banyak diketahui oleh sebagian besar masyarakat, serta menjelaskan hubungan HAM dengan penyalahgunaan narkoba yang akhir-akhir ini marak.
    
Sebagai contoh penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan keluarga yang dilakukan oleh kepala rumah tangga, istri dan anak terampas hak dalam banyak hal, misalkan anak ataupun istri yang tidak mendapat perhatian, anak/istri yang tidak mendapatkan perlindungan dan bahkan diterlantarkan, serta tidak terpenuhinya kebutuhan pokok baik sandang, pangan maupun papan yang sudah menjadi tanggung jawab oleh kepala keluarga.
    
"Kerjasama yang dibangun dengan Pemda Koltim adalah upayamemberantas pelanggaran HAM di Sultra. Salah satunya, melalui pemerintah daerah serta seluruh jajarannya, mulai dari tingkat terendah dari kelurahan sampai tingkat tertinggi. Kami berharap, dengan adanya desiminasi HAM ini, aparatur pemerintah dan penegak hukum serta masyarakat di dalam menjalankan aktivitasinya dengan selalu mengedepankan nilai-nilai dan budaya HAM dalam kehidupannya,” ujar Sunyoto. 
    
Bupati Koltim, H. Anwar Sanusi, mengungkapkan, pihak Pemda medukung sepenuhnya Kemenkumham Sultra dalam rangka memberantas pelanggaran HAM di Sultra. Salah satu bukti dukungan itu, rencananya,  kegiatan seperti ini akan rutin diselenggarakan oleh Pemda Koltim dengan menggandeng seluruh elemen penegak hukum yang ada, baik polisi maupun tentara untuk bekerjasama. "Target utama sosialisasi kedepan adalah warga-warga yang belum memiliki pengetahuan mengenai HAM," tuturnya - See more at: http://kendarinews.com/content/view/24118/505/#sthash.s2mQvwb3.dpuf
Share on Google Plus

About Media Sulawesi Group

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar